Selalu Pisahkan Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ajukan Pinjaman

Bagi Anda yang baru memulai usaha, mencampur keuangan pribadi dan bisnis merupakan suatu kesalahan mendasar yang sering dilakukan. Biasanya, ini terjadi karena pencatatan arus kas yang berantakan serta kebutuhan keuangan yang mendadak. Alhasil, keuangan bisnis sering digunakan untuk urusan pribadi. Padahal, mencampur keuangan bisnis dengan hal pribadi memiliki banyak risiko.

Tips Memisahkan Keuangan Pribadi dan Bisnis | Credy

Tips Memisahkan Keuangan Pribadi dan Bisnis | Credy

Risiko mencampur keuangan pribadi dan bisnis

Jika Anda tidak disiplin memisahkan uang pribadi dan uang usaha, Anda akan kelimpungan sendiri saat membuat laporan keuangan perusahaan. Risiko kesalahan pencatatan arus kas bisnis menjadi lebih besar. Ini dapat berdampak cukup buruk jika Anda salah menghitung pajak usaha yang harus Anda bayar. Tentu, Anda tidak menginginkan hal ini bukan?

Pentingnya memisahkan dana pribadi dan usaha

Memisahkan uang pribadi dengan uang usaha sangatlah penting. Sebaiknya, terapkan hal ini sejak hari pertama Anda membuka usaha. Setelah mengetahui risikonya, maka hal selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah menerapkannya dengan beberapa cara berikut:

1. Buat rekening terpisah

Hal paling praktis yang bisa Anda lakukan adalah dengan memiliki rekening khusus untuk bisnis Anda. Dengan begitu, Anda tidak akan perlu menempatkan uang usaha ke dalam rekening pribadi Anda. Tidak perlu membuat di bank yang berbeda. Anda bisa membuat rekening tersebut di bank yang sama dan terus memantau kondisi keuangan usaha serta kondisi keuangan pribadi Anda.

2. Simpan bukti transaksi

Apapun pengeluaran untuk usaha Anda, pastikan Anda menyimpan semua bukti transaksi yang ada. Jangan pernah melakukan transaksi pribadi dengan bisnis bersamaan. Selalu pisahkan pelaksanaan transaksi dan bukti transaksi tersebut. Lakukan juga pencatatan pengeluaran Anda secara rutin.

3. Berikan gaji untuk diri Anda

Para pengusaha sering menggunakan uang usaha karena merasa tidak memiliki uang yang cukup. Apalagi jika usaha sudah menghasilkan keuntungan, Anda biasa merasa berhak untuk menikmati keuntungan tersebut secara pribadi. Padahal, hal ini bukanlah penerapan manajemen keuangan yang baik. Untuk menghindari kejadian tersebut, sebaiknya alokasikan dana usaha untuk menggaji diri Anda sendiri. Dengan begitu, gaji tersebutlah yang bisa Anda pakai untuk memenuhi kebutuhan pribadi Anda. Jangan lupa juga untuk mentransfer gaji Anda dari rekening usaha ke dalam rekening pribadi.

Pengelolaan keuangan sangat penting agar bisnis Anda dapat berjalan dengan lancar. Salah satu pengelolaan yang baik adalah dengan memisahkan keuangan pribadi dan bisnis. Jangan sampai hanya karena Anda membutuhkan dana mendesak lalu menggunakan pinjaman uang dari dana usaha Anda. Sebaiknya, pinjam saja uang dengan mengajukan kredit online dari Credy. Dengan begitu, Anda tidak perlu mencampur uang usaha dengan uang pribadi Anda.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *